Selasa, 24 Juni 2014

Yamada Ryosuke 10,000 long interview - Myojo August Issue

Diposting oleh Sophie-chan di 10.26
Originally posted at http://ayynyan.wordpress.com/
The source language text: http://comeonamyjump.livejournal.com/31349.html


[Dibandingkan bersuka cita sendirian, saya lebih memilih bersuka cita dengan setiap orang]

- Apa arti Hey!Say!JUMP bagi mu?

Hmmm, kamu tahu, pertanyaan “Apa arti” sedikit sulit untuk dijawab. Saya rasa mereka adalah pendukung saya, tempat saya… hidup saya.

-Baiklah, saya akan melanjutkannya dan bertanya tentang masa lalu mu. Apa ingatan tertua mu?
Mungkin saat saya berusia 1 tahun? Saya berbaring di atas perut ayah saya dan ia menepuk pipi saya. Saya lelaki satu-satunya di antara saudara saya dan khususnya bagi seorang ayah, hal itu pasti membuatnya bahagia. Ia berusaha membesarkan saya untuk menjadi seorang lelaki yang kuat

-Kamu memiliki seorang kakak dan seorang adik perempuan kan?
Iya. Kami sangat dekat sekarang, tetapi kami saudara yang mudah berubah. Saat SD, kami dikenal sebagai saudara yang sering bertengkar.
 
-Kamu juga anak sepak bola kan?
Saat saya duduk di tahun tahun awal SD, saya bergabung dengan klub di daerah saya. Kaptennya merupakan seorang anak yang dekat dengan saya di sekolah. Ia mengajak saya dalam hal kecil, “Kami memiliki pertandingan kecil hari ini ayo ikut bermain”. Saya senang dapat berpartisipasi.

-Jadi begitu bagaimana kamu bergabung
Dalam sepak bola, kita menghabiskan banyak uang. Untuk bola dan sepatu bola. Hal tersebut tidak memiliki banyak pengaruh di rumah, jadi sembari berfikir bahwa saya mungkin tidak di izinkan untuk berpartisipasi dalam sepak bola, saya meminta izin kepada ibu saya. Ia memberitahu saya, “Itu mungkin impian mu”.

-Kamu diterima dalam seleksi junior untuk liga Jepang bukan?
Biasanya kamu tidak seharusnya berkata hal seperti ini tapi itu bukan berarti saya ingin berhasil dalam seleksi tersebut. Saat itu, sang kapten dan 4 anggota tim lainnya pergi dan melamar untuk seleksi tersebut. Sangat jelas bahwa saya merupakan pemain terburuk di tim tapi saya merupakan satu satunya pemain yang berhasil masuk.

-Hebat
Tapi, setelah penerimaan tersebut banyak indimidasi muncul. Anggota tim saya tidak mau mengoper bola pada saya dan mereka juga mengintimidasi saya di kelas. Apapun yang mereka lakukan kepada saya, saya segera mengembalikannya pada mereka.

-Bagaimana tim junior?
Ada satu anak yang sangat saya benci. Kemudian kami mulai berbicara dan mulai dekat sedikit demi sedikit.

-Mengapa kamu tidak suka padanya?
Ia sangat hebat dalam sepak bola. Tapi dia tidak pernah mengoper bolanya. Saya harus melakukannya sendiri. Dia seperti gumpalan keegoisan. Sepak bola bukanlah permain satu orang, tapi kerja tim. Apakah itu yang harus saya hargai? Saya kurang atau lebih baik jadi mungkin hal itu penting untuk saya untuk dapat diterima oleh orang-orang disekitar saya. Mungkin hal itu penting untuk memastikan tim kami memenangkan pertandingan. Bersuka cita atas kemenangan sendirian berbeda dengan bersuka cita bersama yang lain. Saya ingin bersuka cita dengan setiap orang.


[Lagipula, saya orang yang berhasil melalui sesuatu. “Seorang pria dengan bonus”]

-Kamu lolos audisi untuk Johnny’s saat kamu berada di tahun kelima SD. Bagaimana hal itu terjadi?
Ibu dan adik, kakak saya mengirimkan sebuah lamaran tanpa memberitahu saya. Saya sama sekali tidak kenal dengan industri hiburan. Meskipun saya tahu ibu saya menyukai Kinki Kids dan saya pernah menonton salah satu konser mereka.

-Bagaimana konsernya?
Sangat keren. Saat itu, Yabu (Kota) dan Hikaru (Yaotome) muncul sebentar. Mereka berkata, “Seorang anak yang kecil melakukan hal yang terbaik baginya. Hebat”

-Dan sebuah lamaran dikirim tanpa kamu mengetahuinya sama sekali
Entah darimana saya diberitahu, “Kamu memiliki audisi hari ini”. Saya hanya berfikir, “Eh?!”

-Kamu tidak ingin pergi?
Saya tidak ingin pergi. Maksud saya, hal itu memalukan. Tapi mereka meyakinkan saya dengan berkata mereka akan membelikan saya sebuah lencana piala dunia edisi terbatas.

-3,000 orang berpartisipasi. Itu merupakan sebuah audisi langsung di “Ya-ya-yah”, sebuah acara dimana Hikaru dan Yabu muncul
Benar. Mereka mengulas berulang-ulang kali. Akhirnya kamu berfikir, “Saya bertanya-tanya apakah saya tidak bagus” Setelah itu saya kembali.

-Lalu kamu berhasil melaluinya dengan baik
Saya merupan orang yang berhasil melalui sesuatu. Saya berfikir, “Seorang pria dengan bonus”


[Tak ada salahnya membawa mimpi orang lain]

-Apakah latihan di hari-hari Jr. mu sulit?
Diantara banyaknya orang, Saya berada di paling belakang. Meskipun kami memiliki cermin di tempat latihan, kamu tidak dapat melihat dirimu sendiri saat kamu berada di belakang. Kamu tidak dapat melihat apapun. Orang tua saya membelikan saya sebuah cermin besar. Saya sering berlatih nari di rumah. Saat keluarga saya melihat saya menari mereka memberi tahu saya, “Pergi kesana!” nostalgia sekali!

-Hari hari tanpa pengakuan terus berlanjut
Dibutuhkan waktu 2 tahun sebelum saya dapat memegang mikrofon. Orang orang yang telah berada disana bersama saya telah memegangnya sekali, hal yang dapat saya lakukan saat itu hanyalah menari. Sangat membuat frustasi. Orang orang memegang mik memiliki lampu sorot menerangi mereka tetapi saya tidak. Saya merasa hal tersebut menjadi semakin jauh dari saya. Seperti jarak yang tidak akan pernah bisa saya raih.

-Hal itu sangat membuat frustasi.
Saat tahun kedua saat saya mendapat giliran, saya berfikir “akhirnya”, tapi, saya telah melakukannya sebelumnya dibanding yang lain dan masih banyak dari mereka yang masih mengalami masa masa sulit. Meskipun saya tidak berkata apapun tentang hal ini. Tapi bagi saya, hal tersebut merupakan 2 tahun terpanjang. Terpanjang.

-Kamu tidak merasa untuk menyerah?
Sering. Ada juga waktu dimana saya berfikir “kemampuan saya sendiri tidak akan cukup untuk ini”. Memiliki Johnny-san atau orang lain yang tertarik pada mu dan keberuntungan juga dibutuhkan.

-Itu bagian sulit dari hal ini
Johnny-san berkata pada saya, “Anak itu lebih baik dari kamu”. Akhirnya saya berfikir, “Ini akhir untukn ku”

-Apa yang merubah kesulitan tersebut menjadi kekuatan?
Meskipun jika saya diberi tahu bahwa saya tidak disukai, saya akan mengubahnya menjadi semangat. Sesuatu seperti, “Meskipun saya diberi tahu hal tersebut, saya mungkin akan menjadi seseorang yang menarik”. Dalam waktunya sendiri. Sering saya terlalu melakukannya dan terjatuh.

-Kamu sangat membenci kekalahan
Ya. Juga mungkin karena saya benci membuat orangtua saya sedih. Setiap kali mereka melihat saya berjuang mereka berkata, “tidak apa untuk berhenti” tapi didalam saya berfikir bahwa mereka sangat ingin saya terus berlanjut. “Tidak ada salahnya dengan membawa mimpi orang lain” adalah apa yang saya fikirkan. Bukan karena mereka membelikan saya sebuah cermin. Setelah mereka mebawa saya kesana, melihat bagaimana keluarga saya mendukung saya, saya fikir saya harus mencoba seberasa jauh saya bisa sampai.

-Apa mimpi mu saat itu?
Debut!! Dimasukkan dalam satu grup dan melakukan debut. Itulah mengapa bahkan sampai sekarang saya adalah orang yang keberadaannya tidak di proyesikan kedalam cermin ini tapi demi mimpi saya, di hadapan semua orang, sedikit demi sedikit, saya bergerak maju dan terus berjalan.


[Pada akhirnya saya merasakan batasnya. Saya tidak bisa melampaui dinding Yuto]

-Saat itu, apa arti kehadiran Nakajima Yuto bagi mu?
Ia memiliki jenis karisma seperti, “Tidak ada yang dapat mengalahkan Yuto”. Tapi saya merupakan satu satunya yang berfikir bahwa saya harus mencoba dan melampauinya. Diam diam.

-Saya mengerti
Tapi, pada akhirnya saya merasakan batasnya. Bahwa saya tidak bisa melampaui dinding Yuto. Beberapa kali saya berfikir mungkin saya harus menyerah dalam hal itu. Setiap hari, saya meneriaki hal itu. Dan dalam diri saya, meskipun saat saya merasa bahwa Yuto berbeda dari saya, orang yang akhirnya dimarahi adalah saya. Meskipun, saat saya berkata “untuk saat ini-”, posisi saya telah berpindah. Itulah mengapa sekarang saya hanya bisa berkata “maaf”. Hal itu memalukan. Meskipun ada yang ingin saya katakan, tidak mengatakannya untuk melindungi diri saya sendiri cukup aneh bukan? Seorang lelaki yang tidak bisa menarik kembali ucapannya. Saya tidak bisa memaafkan diri saya yang tidak dapat mengalah.

-Kamu berdiri di posisi Yuto untuk konser Tackey and Tsubasa kan?
Benar. Saya menjadi pengganti Yuto. Tapi hal tersebut tidak berarti saya berada di posisi center, saya dipaling ujung dari mereka yang berada dalam tahun yang sama dengan saya. Saya frustasi tentang hal tersebut, tapi saya harus berfikir bahwa itu merupakan sebuah kesempatan. 2 hari sebelum konser, diputuskan bahwa saya akan menjadi penggantinya. Saat itu saya harus menghafal 24 gerakan tari. Saya harus meminta pada kakak kelas saya di Junior untuk membantu dan mengajari saya.

-Hal itu sangat sulit untuk mu
Tapi kamu tahu, seseorang benar benar memperhatikan saya. Hal itu terjadi saat saya sedang menunggu giliran saya di “Takizawa Enbujou”, tapi tiba tiba (Tadayoshi) Okura-kun datang dan berkata, “jadi kamu Yamada-kun, kamu hebat dalam menari” saya berkata, “Eh?! Saya menari dibelakang, terlebih lagi, saya menari di belakang dan kamu mengingat nama saya?” Saya sangat senang. Senpai yang berbeda akan datang memberi tahu saya beberapa hal. Seseorang menyadari saya mencoba dengan giat. Kerja keras saya mencapai seseorang.

-Benar
Bahkan saat teater “One!” Saya cepat cepat dikirim sebagai pengganti Yuto dan saya fikir Takizawa (Hideaki) adalah orang yang memilih saya. Meskipun saya tidak bener bener diberitahu tentang itu. Melihat segala yang saya fikirkan, mungkin mereka memilih saya. Itulah mengapa saya sangat berterima kasih pada Takizawa-kun.

-Seberapa sibuk kamu?
Ada 2 pertunjukkan dalam satu hari, setelah satu sama lain saya menghafal semua gerakan tari saya dan berbaris selama beberapa jam. Johnny-san akan menghampiri dari area duduk dan memuji saya, “YOU hebat!”

-Tahun itu, kamu berperan dalam drama “Tantei Gakuen Q” kan?
Saya dipanggil saat konser orang lain. Seperti interview. Saya bertanya-tanya apa maksud semua ini, tapi itu berubah menjadi sebuah audisi. Saya baru mendengar baru baru ini, sepertinya saat itu mereka telah memutuskan untuk memberikan peran Amakusa Ryuu kepada Yuto. Tapi seseorang menyebut nama saya dan mereka memutuskan untuk bertemu dengan saya.

-Apakah kamu senang melejit dari Jr lainnya?
Hal itu tidaklah cukup. Perasaan atas ketidak cukupan itu lebih kuat dari apapun. Tidak sekalipun saya puas. Saat saya menjadi penari latar untuk “Seishun Amigo”, telah diputuskan bahwa saya akan menari bersama Yuto. Mereka mulai menempatkan kami bersama saat kamu menjadi penari latar untuk sebuah acara musik untuk Tegoshi-kun. Yuto memakai warna merah dan saya memakai warna biru. Saat itu saya mulai berfikir, “Akhirnya saya dapat mengejar mu”. Saat itu lah saya mulai benar benar menyadari Yuto, di bagian dimana saya berfikir saya ingin melalui hal itu.

-Jadi kamu memikirkan hal-hal tersebut
Cara menyampaikan sulit tapi hal itu sangatlah menyenangkan

-Itu menyenangkan?
Sangat jelas saya memiliki seorang rival yang lebih kuat dari saya, sebuah perasaan menginginkan untuk mencapainya. Karena ada orang orang yang mendukung saya, saya harus kuat.


[Grup yang saya bayangkan bukan seperti ini]

-Saat Hey!Say!JUMP di umumkan pada tahun 2007, apa yang kamu pikirkan?
Saya senang. Bahkan keluarga saya terlalu senang.

-Bukankah kamu sangat sibut saat “Tantei Gakuen Q” dibuat kelanjutannya dalam sebuah drama?
Itu cukup buruk.

-Lalu, bagaimana Hey!Say!JUMP dibentuk?
Hal itu terjadi di sebuah acara langsung Jr. di Yokohama Arena. Mereka diam diam menempatkan kamu bersama dan kami berlatih sebuah lagu yang belum pernah kami dengarkan sebelumnya. Saya berfikir, “Apakah ini berarti?”. Jika kamu memiliki persepsi yang baik maka kamu akan menyadarinya kan? Tapi saya memiliki persepsi buruk jadi saya tidak dapat menyadarinya. Setelah itu sang pemilik memanggil kamu dan berkata, “Kalian akan melakukan debut”. “Hey!Say!JUMP” tertulis di papan putih.

-Apa yang kamu pikirkan saat mimpi mu menjadi kenyataan? Ini lelucon kan? “Tidak mungkin” saya berkata. Mengapa mereka memilih saya diantara untuk menjadi bagian dari orang orang ini? Saat itu saya senang tapi saya binggung. Maksud saya, Yabu dan Hikaru, orang yang saya lihat di konser Kinki Kids juga disitu. Saya ditempatkan bersama dengan mereka. Saya berfikir, “Apakah ini bener bener kenyataan?!”

-Kamu dan Takaki menjadi center untuk single kedua kalian, “Dreams Come True”
Saat “center” disebut saya tidak mengerti apa yang terjadi. Sembari berfikir, “Saya ingin melampaui Yuto suatu hari nanti” saya juga berfikir hal itu tidaklah mungkin. Yuya berjalan lancer dengan “Gokusen” jadi hanya untuk satu kali itu mereka memutuskannya pada kami. Namun, setelah itu, mereka mulai menjadikan saya sebagai center. Sejak saat itu, hubungan saya dengan Yuto berantakan. Saya tidak tahu. Hal yang tidak dapat saya bayangkan telah terjadi. Saya tidak mengerti bagaimana caranya menghubungkan satu dengan yang lainnya.

-Pasti ada perbedaan antara orang orang yang mendukung mu dan yang lainnya saat konser pertama mu sebagai JUMP
Sorakan keras membuat saya bahagia. Sejujurnya. Tapi ada juga saat dimana saya merasa tidak senang dengan member lainnya. Seperti salah tempat. “Huh?! Kenapa, kenapa, kenapa, kenapa?” Untuk sesaat saya berharap sorakan tersebut berhenti. Entah kenapa hal itu seperti saya menyadari sesuatu.

-Apa maksud mu?
Meskipun hal itu merupakan apa yang saya inginkan sepanjang waktu, hal itu sangatlah berbeda sekarang bahwa ini telah menjadi kenyataan. Grup yang saya bayangkan bukanlah seperti ini.

-Apakah perasaan itu sama dengan yang kamu rasakan di SD saat kamu berada di tim sepak bola?
Perasaan itu mungkin sama. Saya telah ditempatkan menjadi bagian dari grup, setiap orang memperhatikan dengan tatapan yang sama, semua dalam tahap yang sama. Kami berjalan di ketegangan yang sama. Saya tidak ingin bersuka cita sendiri. Karena saya ingin menjadi bagian dari grup jadi saya dapat bersuka cita bersama setiap orang.


[Jika orang lain dapat melakukannya maka saya pun bisa]

-Kamu muncul dalam 4 drama di 2008 kan?
Saya muncul sebanyak itu?

-Kamu lebih sibuk dari member lainnya. Apakah kamu pernah merakan kecemasan?
Saya merasakannya. Meskipun saya tidak penuh dengan itu. Saya berfikir, “Mengapa hanya saya?” meski saya mengerti sekarang, saya yakin member lainnya juga dulu berfikir, “Mengapa hanya dia?!” mungkin orang yang paling merasakannya adalah Yuto.

-Saat kamu sibuk dengan kerjaan, kamu memulai SMA tahun selanjutnya. Kehidupan sekolah macam apa yang kamu miliki?
Saya senang berada di SMA. Tapi mendapatkan tekanan kuat dalam pekerjaan yang menimbulkan saat saat ketidak seimbangan emosional dalam diri saya. Saat di tahun kedua SMA saat saya merasa tidak stabil secara emosional, orang yang menyadarinya merupakan wali kelas saya. Dia seorang guru bahasa Jepang tapi bahkan ditengah pelajaran ia memberitahu saya, “Kesini sebentar” dan ia akan memberitahu kelas untuk belajar sendiri selama ia membawa saya ke perpustakaan. Ia mendengarkan saya apapun yang saya katakana. Ia berkata, “Saat ini juga waktu untuk kelas”.

-Untuk “SUMMARY 2011” JUMP ditunjuk sebagai tuan rumah
Saat hari pertama berakhir, saat kami memberikan sambutan selamat tinggal kami, saya tidak bisa menaikkan leher saya. Saya mengunjungi rumah sakit dan diberitahu bahwa saya harus dirawat. Saya memiliki beban fisik dan emosi. Saat kamu berpisah, pikiran saya hilang untuk beberapa saat. Saya merasa saya bukanlah seorang yang profesional. Tapi JUMP merupakan tuan rumahnya dan senpai kami telah melalui masalah mereka apapun yang terjadi. Hari selanjutnya, saya selalu berhubungan dengan seorang pelatih di belakang layar dan saya berhasil melaluinya.

-Mengapa kamu berusaha sejauh itu?
Karena kami memiliki orang orang yang menantikan pertunjukkan kami

-Hal itu membuat mu terus maju?
Iya. Saya rasa. Menghargai sesuati tidak membutuhkan bakat. Tapi sebuah perasaan. Antara seseorang dapat melakukannya atau tidak. Jika hal itu mungkin kami mencoba yang terbaik akan membuat seseorang bahagia, Jika hal itu mungkin demi seseorang maka bukankah hal itu berubah menjadi sesuatu yang indah? Batas? Bakat? Kata kata tersebut tidak akan menyelesaikannya. Kami memiliki orang orang yang menantikan kami. Jika kamu berfikir seperti itu maka dibandikan berfikir kamu bisa atau tidak, bagaimana dengan membuatnya penting untuk dicoba terlebih dahulu? Saya tidak ingin menjadi pria aneh yang menyerah sebelum mencoba.

-Saya mengerti
Saat memikirkannya lagi saat saya bekerja untuk “Kindaichi Shounen no Jikenbo”. Saat jadwal saya terlihat sangat padat dan barisan saya sangat panjang. Seperti saat saya harus membaca 29 halaman dalam sekali coba. “Hal ini sulit bukan? Kamu memiliki barisan yang lebih panjang dari generasi sebelimnya” adalah apa yang dikatakan staff “Kindaichi” pada saya.

-“Kindaichi” terkenal dengan memiliki baris yang panjang kan?
Benar. Tapi mereka menunjukkan bahwa setiap orang mampu melakukannya. Kata kata tersebut menyemangati saya. Saya berfikir, “Karena orang lain mampu melakukannya, jika saya berlatih, saya juga dapat melakukannya”. Atau bagaimana jika Chinen mampu melakukan ayunan udara maka saya juga mampu melakukannya jika saya berlatuh. Tapi saya mungkin tidak dapat melakukanya. Tapi hal ini bukanlah mengenai apakah kamu mampu melakukannya? Atau apakah kamu tidak dapat melakukannya? Jika kamu mencobanya dan tidak berhasil maka carilah sumber dimana kesalahan mu, perbaiki dan cobalah sekali lagi. Bagus untuk mencobanya sebanyak yang kamu butuhkan samapai kamu berhasil.

-Menurut saya cara berfikit seperti itu sangat bagus
Hal ini bukan berarti saya ada seseorang dengan kepercayaan diri yang hebat. Saya tidak terlahir dengan bakat khusus, saya tidak tinggi, saya memiliki wajah yang bulat, saya memiliki banyak kekurangan. Mungkin membutuhkan waktu lama bagi saya tapi saya fikir jika orang lain dapat melakukannya maka saya pasti dapat melakukannya juga.

-Keyakinan mu kuat
Tidak sama sekali, saya tidak sering membicarakannya tapi saat saya harus masuk kedalam ruangan bersih rumah sakit, saya mendapatkan sebuah surat dari anak yang memiliki penyakit. Surat tersebut berisi, “JUMP dan Yamada-kun memberikan saya kesehatan dan energi”. Saya merasa cemas dan sehari setelahnya saya mendapatkan surat lainnya dari anak yang sama berisikan “Saya telah keluar dari rumah sakit”. Saya sangat terkejut. Bagi saya, bagi kami, jika kami dapat memberikan energi atau hal lainnya kepada siapapun diluar sana makan kami tidak boleh menyerah.


[Sesuatu di dalam diri saya terbuka]

-Segera setelah debut, kamu berkata kamu ingat merasa tidak nyaman tentang cara grup terbentuk kan?
Saya sama sekali tidak merasakan itu sekarang.

-Kapan kamu mulai merasa apa yang kamu rasakan sekarang?
Akhir akhir ini tapi ada satu hal besar saat “Johnny’s World”

-Apa yang terjadi?
Diwaktu yang sama dengan saat kita latihan untuk Johnny’s World, saya juga rekaman “Kindaichi”. JUMP telah membicarakan tentang lagu tema untuk Kindaichi dan kami semua sangat bersemangat akan hal itu. “Kindaichi” memiliki sejarah yang dikenal sebagai sebuah karya yang hebat jadi lagu tema untuk Kindaichi pasti akan menarik banyak perhatian. Saya fikir “Johnny’s Would” akan menjadi kompetisi pertunjukan langsung JUMP dan semua orang berbicara tentang “gelombang besar menghampiri kita”. Saya fikit “Hebat sekali. Sekarang merupakan waktunya kita!” lalu—

-Telah diputuskan kamu akan bernyanyi sendirian
Hanya saya yang dipanggil saat latihan “Johnny’s World”. Saya juga diberi tahu, “Kamu akan menyanyikan lagu temanya sendirian kali ini.” Saya merasa semuanya berubah menjadi gelap pada saat itu. Saya bahkan tidak dapat berkata apa apa. Di atas itu saya harus kembali ke ruang ganti dan memberi tahu member lainnya.

-Para member pasti sangat terkejut juga
Saat saya kembali ke tempat latihan, para member sangat bersemangat. Mereka belum tahu bahwa hanya saya yang akan menyanyi. Semuanya menantikan lagu ini yang mungkin akan kami nyanyikan bersama untuk lagu tema itu. Hanya saya yang tahu. Hal ini hanya terjadi pada saya dan itu sulit. Sesuatu di dalam diri saya terbuka saat saya melihat wajah para member. Mustahil. Entah mengapa perasaan ragu mulai muncul. Sesuatu dalam diri saya hancur seketika. Seperti bagaimana kamu harus mengeluarkan satu blok jenga saat blok tersebut jatuh menimpa mu saat kamu melakukannya.

-Sesuatu dalam diri mu hancur
Bahkan didalam kehidupan pribadi saya, banyak hal menumpuk pada saat itu. Apa yang harus saya rasakan? Apa yang harus saya fokuskan? Saya tidak mengetahui apapun lagi. Saya menemui manager kami. Saya berkata kepadanya, “Saat seluruh jadwal saya selesai, biarkan saya berhenti. Saya tidak dapat melakukannya lagi.”

-Kamu berfikir kamu ingin keluar dari dunia ini
Iya.

-Tapi kamu berharap untuk melalui ini semua kan? Apakah kamu berfikir debut solo mu sebagai jalan pintas untuk mendapatkannya?
Tidak mungkin. Saya tidak dapat meninggalkan semuanya dibelakang! Saya mencintai mereka. Saya mencintai mereka semua. Tak peduli sesulit dan sekeras apapun hal yang terlah saya lalui, semua karna saya percaya pada JUMP dan saya berhasil mencapai sejauh ini. Tapi jalan manapun yang saya ambil, pada akhirnya saya akan menyakiti seseorang.

-Itulah mengapa kamu ingin berhenti
Saya tidak mengatakan hal ini kepada para member. Orang yang pertama kali saya ceritakan tentang debut solo saya adalah Yuya dan Dai-chan. Saat saya mengatakannya mereka berkata, “Mengambil kesempatan dari ini akan membuka lubang udara yang besar. Angin baik akan berhembus!”. Kamu maju kedepan dan melakukan grup chat sebagai JUMP dan saya berkata, “Maaf untuk kali ini, saya akan bernyanyi sendirian.” Lalu semuanya berkata, “Kami mengerti bagaimana perasaan mu jadi lakukan lah yang terbaik!”. Orang yang menjawabnya paling cepat adalah Yuto. Saya berfikir, “huh?”. Seharusnya Yuto merupakan orang yang paling menderita tapi ia menghadapi ini lebih dewasa dari saya. Saya merasa malu.

-Dan kamu menarik keputusan mu untuk berhenti
Lagipula saya tidak bisa mengkhianati mereka seperti itu. Saya ingat kami membuat sebuah janji saat debut. “Mari luncurkan kembang api yang besar!” kami berkata. Kami masih belum meluncurkan kembang api bersama. Saya tidak pernah berfikir tentang hal bodoh apapun seperti mengkhianati mereka, tidak sama sekali. Jika saya tidak berada disini bersama JUMP, saya bukanlah apa apa. Saya tidak memiliki tempat untuk pergi.


[Karena kami akan selalu saling mendukung satu sama lain]

-Kamu menyebutkan bahwa Hey!Say!JUMP adalah hidup mu
Karena kami akan selali saling mendukung satu sama lain. Sungguh, sejak pertama kali. Karena Keito tidak memiliki pengalaman dengan Johnny’s ia tidak dapat melakukan apapun pada awalnya. Ia menangis lebih sering dari sekarang. Segera setelah pembentukan kami, kami berkumpul bersama dan berbicara tanpa Keito. Kami berkata, “Anak ini berusaha keras, percayalah ia dapat mengejar kita suatu hari nanti. Mari sesuaikan dengan apa yang ia lakukan sekarang.” Keito bekerja lebih keras dari yang lainnya dan bahkan sampai sekarang ia tetap melakukan yang terbaik. Ia hebat dalam bermain gitar dan bahasa Inggris, hal tersebut merupakan senjata yang tepat untuk menunjukkan dirinya. Meskipun ia sendiri masih berfikir, “Saya harus memiliki hal lain”. Dalam artian yang baik, saya fikir Keito adalah orang yang baik. Jika ia sempurna maka ia bukan lagi Keito. Melanjutkan untuk mencapai sesuatu ialah apa yang menjadikan Keito.

-Saya mengerti
Juga, Yuya dan Dai-chan merupakan orang yang saya ceritakan tentang debut solo saya, tapi mereka berdua benar benar memikirkan grup, mereka memikirkan semuanya. Keberadaan mereka sangatlah diperlukan bagi saya. Keberadaan Chinen juga besar bagi saya. Saya tidak pernah percaya ada orang yang jenius tapi mereka bener benar ada. Apa yang membuat saya frustasi adalah meskipun saya benar benar berlatih berjalan di atas tali, ia langsung dapat melakukan dalam sekali coba. Terlebih lagi, dia merupakan satu member yang selalu memiliki sisi kerennya, ekspresi tenang saat ia berkata, “Saya berhasil melakukannya”. Saat saya melihat ekspresi tersebut member lainnya merasa dihina. Karena cara semua kami berfikir sama, “Jika kamu berhasil melakukannya maka saya juga bisa”. Itulah mengapa keberadaan Chinen sangat memotivasi grup kamu. Chinen berfikir sampai titik tersebut, menglihat kami dan menunjukkan wajahnya seperti saat ia mengatakan, “Saya berhasil melakukannya.”

-Hahahahaha
Hikaru-kun, Yabu-kun dan saya sering bertentangan satu dengan yang lainnya. Terkadang dengan Yabu. Ada waktu dimana pendapat kami tidak cocok dan seperti akan muncul perkelahian. Tapi keesokan harinya kami akan seperti, “selamat pagi~” dan kami menyelesaikan masalah dengan berkata, “Saya mengerti perasaan mu, tapi juga mengertilah bagaimana fikiran dan perasaan saya”. Bahkan jika kami tidak dapat membayangkannya atau pendapat kami berbeda, hal yang ingin kita raih tetaplah sama. Ia adalah orang yang memperhatikan JUMP dank arena ialah ada keseimbangan di grup kami.

-Benar
Meskipun beberapa kali intuisi kamu berbeda dan pada akhirnya kami menjadi gegabah, bahkan Inoo-chan juga, ia sangat menghargai JUMP. Sekitar satu setengah tahun yang lalu, kami memiliki percakapan tentang kemana JUMP mengarah dan apa yang harus kami prioritaskan untuk masa depan kami. Karena percakapan tersebut sangatlah berat, kami semua kembali ke ruangan kami dengan ekspresi tegang kami. Lalu Inoo-chan mengetuk kamar saya. Ia tiba tiba menundukkan kepalanya dan berkata, “Terima kasih, Yamada,” Ia memberitahu saya, “Seperti percakapan yang kita lakukan sebelumnya, jika kamu tidak menyampaikannya maka hal itu tidak akan terjadi. Karena kamu disini, JUMP dapat melakukan aktifitas seperti yang kita lakukan sekarang. Terima Kasih.” Senpai saya melihat saya dan mengatakan sesuatu seperti ini, hal itu sangatlah keren bagi saya. Ia menggerakkan hati satu, ia sungguh orang yang saying hangat.

-Kamu sangat mencintai para member
Ya. Saya sangat mencintai mereka


[Sejujurnya, dulu saya tidak menyukai mu]

-Apakah saya boleh bertanya tentang hubungan mu bersama Nakajima-kun?
Tentu

-Kamu selalu memanggilnya dengan “Yuto-kun”. Jadi kapan tepatnya kamu mulai memanggilnya hanya dengan “Yuto”?
Seperti, Yutti juga? Tahun lalu saat Chinen berumur 20 di November, hal itu berarti semua 7 telah berumur 20. Kami beremat pergi bersama untuk merayakannya. Ini pertama kalinya saya menyebutkan ini tapi pada saat itu saya masih sedikit memiliki dinding dengan Yuto jadi saya mengambil kesempatan dan berkata, “Mari berbicara dengan jujur hari ini, saya akan memulainya”.

-Apa yang kamu katakana?
Saya berkata pada Yuto, “Sejujurnya, dulu saya tidak menyukai mu”. Setelah mendengarkan hal itu Keito dan Chinen berkata “Saya sama sekali tidak sadar!” Itu merupakan pengumuman yang besar sekali. Pada akhirnya kami berdua tertawa.

-Apa yang dikatakan Nakajima-kun?
“Saya mengerti. Saya juga tidak menyukai mu dulu.” Ia berkata. “Kamu tahu, kita berdua berbagi hal ini berarti kita dalam jalan kita menuju kedewasaan”. Itulah mengapa, “Mari akhiri ini.”, “Mengerti”, kami berkata. Setelah itu kami semua berbicara denganjujur. Kami berkata, “Mulai sekarang mari jangan hanya mengandalkan BEST. Mari mengandalankan kekuatan kita sendiri untuk membawa JUMP”. Sekarang Yuto dan saya sesekali bertemu dan makan bersama atau ia mengajak saya untuk pergi ke rumahnya. Saat saat seperti sangatlah penting.

-Saya senang
Ya. Saya juga, para member harus berada disana. Mulai sekarang, JUMP akan menjadi pendukung saya, tempat saya, saya ingin tempat itu mebawa esensi semua orang dan menanamnya disana.

-Akan menjadi apakah JUMP?
Untuk sekarang, kami akan terus naik, naik, naik. Kami masih belum diperbolehkan untuk melihat tujuan akhir kami. Untuk sekarang, kami semua akan bertujuan untuk mencapai puncak. Karena kami semua berada di tahap yang sama, terus berjalan.

-Terima kasih telah berbicara tentangbanyak topik. Terakhir, apakah ada hal yang lupa kamu sebutkan?
I spoke so much, there’s pretty much nothing left (laughs) But, from now on it’ll be JUMP. We’ll take it one step at a time. At the same pace, we’ll head towards the same dream and we’ll take the same step forward together. The members and I think that it’ll all be from now on. That’s why I’d like you to write down, “Please watch over JUMP from now on”.
Saya berbicara terlalu banyak, sepertinya tidak ada yang tertinggal. Tapi, mulai sekarang ini akan menjadi JUMP. Kami akan berjalan tahap demi tahap. Dalam langkah yang sama, kami berjalan menuju mimpi yang sama dan kami akan mengambil langkah yang sama dan maju bersama. Para member dan saya berfikir bahwa hal ini dimulai dari sekarang. Itulah mengapa saya ingin kamu untuk menulis, “Tolong perhatikan JUMP mulai sekarang”.

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

0 komentar:

Posting Komentar

 

Template Copy by Blogger Templates | BERITA_wongANteng |MASTER SEO |FREE BLOG TEMPLATES